---ANGGARAN ANDA HANYA CUKUP UNTUK RUMAH KECIL?MEMBANGUN BERTAHAP?RENOVASI KECIL?KONSULTASI GRATIS?TELP KAMI SEGERA----

Tuesday, December 29, 2009

Bata Merah VS Batako

Batu bata merah dibuat dari tanah liat yang dicetak, kemudian dibakar.

Batu bata merah dibuat dari tanah liat yang dicetak, kemudian dibakar. Tidak semua tanah lihat bisa digunakan. Hanya yang terdiri dari kandungan pasir tertentu. Umumnya memiliki ukuran: panjang 17 – 23 cm, lebar 7 – 11 cm, tebal 3 – 5 cm. Berat rata-rata 3 kg/biji (tergantung merek dan daerah asal pembuatannya).

Bahan baku yang dibutuhkan untuk pasangan dinding bata merah adalah semen dan pasir ayakan. Untuk dinding kedap air diperlukan campuran 1:2 atau 1:3 (artinya, 1 takaran semen dipadu dengan 3 takaran pasir yang sudah diayak). Untuk dinding yang tidak harus kedap air, dapat digunakan perbandingan 1:4 hingga 1:6.

BATAKO PUTIH (TRAS)

Batako putih dibuat dari campuran tras, batu kapur, dan air. Campuran tersebut dicetak, lalu dibakar. Tras merupakan jenis tanah berwarna putih / putih kecoklatan yang berasal dari pelapukan batu-batu gunung berapi.Umumnya memiliki ukuran panjang 25 – 30 cm, tebal 8 – 10 cm, dan tinggi 14 – 18 cm.Lebih murah tapi lebih rapuh

BATAKO SEMEN PC / BATAKO PRES

Batako pres dibuat dari campuran semen PC dan pasir atau abu batu. Ada yang dibuat secara manual (menggunakan tangan), ada juga yang menggunakan mesin. Perbedaannya bisa dilihat pada kepadatan permukaan batakonya. Umumnya memiliki ukuran panjang 36 – 40 cm, tebal 8 – 10 cm, dan tinggi 18 – 20 cm. Lebih mahal ketimbang batako putih tapi lebih kuat dan cepat pemasangannya.

Berikut adalah beberapa perbandingan batako dan bata merah:

1. Bata merah lebih kuat dibandingkan batako, karena dimensi batako lebih besar daripada bata merah,dan karena ada rongga di dalam batako, kecuali rongga tersebut diisi semen sehingga nilai kedap suara batako rendah.
2. Bata merah memiliki sifat insulasi panas yang lebih bagus sehingga bangunan dengan bata merah lebih tidak panas dibanding batako.
3. Batako lebih hemat biaya daripada bata merah dari segi waktu pemasangan, jumlah adukan yang dipakai, serta harga per m2(yang ini tergantung lokasi,kadang bata merah bisa lebih murah per m2 untuk daerah yang sulit ditemukan batako).
4. Bila diekspose/tidak diplester, batako memberikan texture dinding yang lebih rapi dibanding bata merah. Meskipun begitu jika memang sengaja diekspose, bata merah bisa memberikan hasil yang lebih artistik natural karena warna merah tanahnya, sementara batako ekspose memberi kesan struktural beton karena warna abu-abunya. Bata merah yang diekspose membutuhkan ketelitian dalam pemasangannya, karena itu menjadi rumit dan lama.
5. Image masyarakat akan batako adalah bahan bangunan kelas dua terkadang membuat nilai jual kembali rumah yang dibangun dengan bahan batako menjadi jatuh.

Jadi, mau pakai bata merah atau batako?atau bata hebel? Hubungi tim buruh bangunan segera...

No comments:

Post a Comment

Post a Comment